
Wednesday, May 27, 2009
GAYA KERJA DALAM PPT [TAYANGAN BARU]

Tuesday, May 12, 2009
STRATEGI MAHASISWA MENJADI PENGUSAHA
Thursday, April 23, 2009
PIGMALION RAJUTAN KISAH YANG MENGINSPIRASI
Ketika membina mahasiswa, tentunya banyak masalah yang di jumpai terkait dengan persoalan personalitas. Banyak dikalangan mahasiswa yang memiliki problem-problem personal, yang akhirnya menghambat capaian sukses. Pembina dituntut menggali berjuta ide, agar mahasiswa dapat dientas dati problema yang melilitnya. Seorang-orang yang sedang tertimpa masalah, namun mampu meraih sublimasi yang tepat, justru akan melipat gandakan capai suksesw, namun jika salah mencari alternatif, justru akan mengunci hadirnya motivasi yang penuh energi. Atau sebaliknya, sublimasi yang salah bin keliru akan mengundang gelap mata, akibatnya hadir motif negatif.- Berpikir Positif Ala Pagmalion
- Kayun Tua
- Dua Benih Tanaman
- Naungan Kasih sayang
- Managgung Derita
- Menjadi Gelas Atau Enau
- Kisah Terbentuknya Mutiara
- Kegigihan Abraham Lincoln
- Ludwig Van Beethoven
- Juara Karena Imajinasi
- Tara Holland, Gadis Pemimpi
- Buah Penderitaan
- Burung-Burung Kertas
- Berkorban Itu Indah
- Arti Sebuah Momentum
- Cara Bakrie Ketemu Pak Koes
- Cawan dan Kopi
- Harga Cinta Seorang Ibu
- Kodok Dalam tempurung
- Ayam dan Nenek
- Sebutir Pasir
- Sam Turner Bernasib Sial
- Di Ujung waktu
- Saya Tidak tahu
- Seberapa Dalam Lubuk Hati Anda
Saturday, January 24, 2009
TIM IMPIAN JHON C. MAXWELL
Ingin membngun Tim yang Solid, Organisasi yang utuh, Lembaga yang Tangguh, buku ini menjawabnya. Motivasi-motivasi yang cerdik dikandung buku ini.Selanjutnya bulku ini memberikan indikator kesuksesan Tim sebagai berikut:
- Personil menentukan Potensi Tim
- Visi menentukan Arah tim
- Etika Kerja menentukan Kesiapan Tim
- Kepemipinan menetukan Kesusesan Tim
- Buat keputusan untuk membangun sebuah Tim
- Kumpulkan sebanyak mungkin pemain/orang-orang terbaik
- Bayar harga untuk membangun tim seperti "Jer Basuki Mawa Bea"
- Lakukan hal-hal bersama sebagai sebuah Tim
- Perlengkapi para anggota tim dengan tanggung jawab dan otoritas
- Beri pujian untuk keberhasilan tim
- Peerhatikan bahwa investasi di tim terbayar lunas
- Berhenti menginvestasi sesuatu kepada pemain yang tidak tumbuh
- Ciptakan kesempatan baru bagi tim Anda
- Berikan tim kesempatan yang terbaik untuk sukses
Thursday, January 1, 2009
PARADIGMA SUKSES
11 CARA PIKIR ORANG SUKSES - Berpikir Sempit atau berpikir Secara Keseluruhan?
- Berpikir Terpencar-pencar atau Berpikir Terfokus?
- Berpikir Tumpul ata Berpikir Kreatif?
- Berpikir Angan-angan atau Berpikir Realistis?
- Berpikir Acak atau Berpikir Strategis?
- Berpikir Pesimis atau Berpikir Optimis?
- Berpikir Menurut Kata Hati atau Berpikir Reflektif?
- Berpikir Ikut Arus atau Berpikir Inovatif
- Berpikir Sendiri atau Berpikir Bersama?
- Berpikir Egois atau Berpikir Tidak Egois
- Berpikir Muluk-muluk atau Berpikir Berorientasi Hasil Akhir?
- Cara berpikir yang buruk menghasilkan kemajuan yang begatif
- Cara berpikir rat-rata tidak menghasilkan kemajuan
- Cara berpikir yang baik menghasilkan beberapa kemajauan
- Cara berpikir yang hebat menghasilkan kemajuan yang hebat.
Monday, December 29, 2008
MEMBINA MAHASISWA DENGAN 7-UP [Baca: Seven Up]
7-up itu lebih tersosialisasi sebagai minuman segara penahan dahaga, namun bagi Ongky Hojanto, diartikan sebagai pengembang sukses seorang-orang. cargo Mahasiswa akan membajak beberapa tulisan Ongky utamanya yang memiliki kisaran untuk membangun pribadi sukses para mahasiswa.- Wake Up [bangun]: Tidak peduli beberapa banyak kali Anda agagal, tetapi jika Anda lebih banyak bangun dan memulai lagi Anda akan sukses
- Dress Up [berhias]: Kecantikan dari dalam jauh lebih penting daripada sekedar hiasan luar sementara. Milikilah mentalitas berkelimpahan, hasil dari suatu harga diri dan rasa aman yang mendalam. Mentalitas ini menghasilkan kesediaan untuk berbagi penghormatan, laba dan tanggung jawab
- Shut Up [berhenti bicara]: berhentilah berbicara tentang kesuksesan masa lalu. Sudah saatnya menfokuskan diri untuk kesuksesan masa depan
- Stand Up [berdiri]: Berdirilah teguh pada keyakinan awal bahwa Anda pasti berhasil
- Look Up [Pandanglah]: Saat peresmian Disney Land, seorang wartawan bertanya kepada isteri Walt Disney, "Bagaimana perasaan bapak kalau melihat impiannya terlah menjadi kenyataan dengan dibukanya Diney Land ini ?" Isteri walt Disney menjawab,"Ia telah melihat ini semua terjadi sebelum proyekl ini terbentuk." Lihatlah semua impian Anda dalam imajinasi Anda seakan-akan semuanya telah terjadi
- Reach Up [capailah]: Capailah sesuatu yang lebih tinggi dari prestasi sebelumnya karena itumenandakan bahwa Anda memang bertumbuh
- Lift Up [naikkan]: Naikkan semua impianmu dalam bentuk doa ucapan syukur seakan-akan semuanya telah terjadi.
Data Buku
JUDUL: The Secret to be more Succes !- 31 langkah menjadi pemenang
PENULIS: Ongky Hojanto
PENERBIT: Penerbit CV ANDI Offset Jl. Beo- 38-40. Telp. 0274-561881. Yogyakarta 55281
TEBAL: xvi + 208. 13 x 19 Cm
ISBN: 978-979-29-0500-7
sadapan dalam bagian terkecil buku ini
Thursday, November 27, 2008
MEMBANGUN JIWA ENTREPREUNERSHIP DENGAN MENYINGKIRKAN BELENGGU DIRI
Buku ini menginspirasi pembuatan makalah untuk kepentingan Pelatihan Menghadapi Dunia Kerja yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Dan Konsultasi Sumber Daya Manusia dan Alumni [FKK SDM] Universitas Adi Buana Surabaya.Dari sadapan buku ini lahirah makalah dengan judul. "Membangun jiwa Enterpreuneurship dengan menghilangkan belenggu diri"
Di sampaikan pada :Forum Komunikasi Dan Kunsultasi Sumber Daya Mahasiswa dan Alumni –FKK SDMA--Universitas Adi Buana Surabaya
29 Nopember 2008
PENGANTAR
[Makalah ini terinspirasi dari buku “Menyingkirkan Belenggu Diri—AN.Ubaedy]’
Makalah ini juga diposting pada blog :cargo bina mahasiswa-- http://bina-mahasiswa.blogspot.com/
Ketika kita mengatakan bahwa entrepreneurship itu adalah budaya, maka didalamnya akan mengandung dua nilai ikutan, yakni kemampuan [capability] dan kebiasaan [habits].
Oleh karenanya untuk menjadi seorang entrepreneur maka harus membekali dirinya dengan sebuah kapabilitas yang selanjutnya dilakukan pembiasaan. Kapabilitas itu yamg akan mengidentifikasi jenis peminatan yang ditekuni.
Seorang yang pandai membuat layang-layang, bila secara terus menerus melakukan pembiasaan, maka akan terbangun personalitas atau sosok manusia yang ahli dibidangnya, sekaligus menekuninya. Kegagalan untuk mengapai sosok yang berlabel entrepreneur, lebih banyak disebabkan oleh pola sikap “anti pembiasaan”, kata yang paling popular acapkali disebut dengan perilaku mudah putus asa.
Putus asa itu sangat pribadi sekali, oelah karena itu kadarnya sangat spesifik, karena sangat pribadi itulah, maka solusi menuju ranah entrepreneurship adalah upaya serius untuk menyingkirkan “Belenggu Diri”. Inilah sebuah inspirasi yang harus di kedepankan.
KESADARAN BERTANGGUNG JAWAB
Orang yang memiliki kesadaran bertanggung jawab, hampir dapat dijamin kadar keputusasaannya rendah. Terdapat beberapa butir pernyataan yang mendekatkan kita pada ranah tanggung jawab.
- Kitalah yang bertanggung jawab atas keyakinan kita
- Kitalah yang bertanggung jawab atas isi pikiran kita
- Kitalah yang bertanggung jawab atas tindakan kita
Ketiga butir pernyataan inilah yang yang berikan indikasi pada seorang-orang yang bertanggung jawab.
Stephen Covey, dalam bebarapa temuannya mengidentifikasikan kadar tanggung jawab, menurutnya, seorang-orang dengan kadar tanggung jawab rendah mengkondisikan pola sikap reaktif dan ikut-ikutan. Oleh karenanya mengandalkan pihak luar [eksternal]. Sedang kadar tanggung jawab yang tinggi akan membuat personalitas yang proaktif, ditandai dengan kuatnya niatan, dan kuatanya membangun citra diri. Orang yang menempati ranah pro aktif membutuhkan orang lain, tetapi tidak mengandalkannya.
Ciri Orang Reaktif:
- Berpikir bahwa dirinya bukan sumber solusi
- Menempati posisi/peran sebagai korban orang lain
- Menempati posisi/peran sebagai korban perubahan
- Tidak memilki tujuan yang jelas
- Cenderung menolak fakta, lari dari kenyataan, mudah konflik, tidak memilki komitmen dan sangat mudah ingkar janji
Ciri Orang Proaktif:
- Memiliki tujuan yang jelas dan memilki komitmen untuk memperjuangkan
- Memiliki nitan dan komitmen yang kuat
- Menempati posisi/peran sebagai penentu keputusan
- Mampu mengantisipasi perubahan
- Mampu menjalin hubungan dengan orang lain secara harmonis dan sling pengertian
- Menempatkan diri sebagi sumber solusi atas masalahnya, atau masalah orang lain
TRIPLE ENERGY SEORANG ENTREPRENEUR
Kata dinamika juga berlaku pada diri seorang entrepreneur, bio rhythmic acap kali naik turun. Namun seorang entrepreneur dituntut untuk menjaga level itu, bahkan harus ada upaya memompa. Ada beberapa energy yang harus dipompakan pada seorang entrepreneur, diantarnya adalah:
1. Menaikkan level prestasi
2. Menambah bekal dan Persiapan
3. Menambah tindakan
Menaikkan level:
Jika tahun kemarin kita berkeinginan untuk menjadi seorang staf pada sebuah perusahaan dan tahun ini keinginan itu tercapai maka saatnya bagi kita untuk menaikkan keinginan lagi ke level yang lebih tinggi.
Dalam menaikkan level tersebut, harus dibarengi dengan strategi mengemas tejuan dengan baik. Kemasan itu disebut dengan S-M-A-R-T à banyak orang menyebutnya “Formula SMART” [Specific, Measurable, Attainable, Relevant, Time Scale]
- Specific: adalah jelas, utuh, dan berbentuk sebuah simpulan tunggal. Jika di metaporakan seperti kita sedang menedang bola dengan sasaran spesifik gawang lawan.
- Measurable: adalah memiliki ukuran yang berberbentuk padanan fisk agar kita mudah mengukur. Artinya harus lebih oprasional
- Attainable; adalah memilki kelayakan rasional untuk kita capai. Kalau langkah kita sudah sampai pada anak tangga ke tiga, tentu sangat mask akal kalau kita punya keinginan naik ke anak tangga keempat.
- Relevant; adalah memiliki tingkat relevansi yang tinggi dengan kondisi diri kita, guna membangkitkan motivasi dalam diri kita
- Time Scale, adalah memiliki jenjang waktu [tahapan] untuk mencapainya, dan bukan sekaligus.
Menambah bekal Persipan:
Mendongkrak level, haruslah diikuti dengan menambah pengetahuan , pengalaman, dan keahlian. Pengetahuan yang kita butuhkan dapat kita ambil dari berbagai sumber
- Teori. Termasuk pendidikan formal, mengkuti seminar, pelatihan
- Praktik. Termasuk dalam kategori praktik yang dilakukan diri sendiri, praktik yang dilakukan orang lain
- Abstaraksi, melakukan perenungan untuk mendukung teori dan praktik
Menambah Tindakan
Menambah tindakan dimaksudkan upaya mencapai sasaran dengan cara:
- Menmbah kunatitas aktivitasà kerja keras
- Menggenapkan multi kecerdasanà IQ, EQ dan SQ
- Mengganti model aktivitas yang multi varians
Catatan:
Kita menuju ranah :
- Be more--- menjadi yang lebih dari yang sekarang
- Know more---tambahlah pengetahuan
- Do more -- tambahlah tindakan
MELATIH KEHARMONISAN
- Meniru watak Air--- kuncinya: mempertahankan esensi, adaptasi
dan punya dinamika mengalir. - Mengasah kreativitas-- kuncinya “seek first to understand”, jalan untuk bisa dipahami orang lain adalah memahami dulu orang lain
- Menghilangkan mentalitas kerdil-- kuncinya punya filsafah hidup memberi daripada meminta, menghilangkan sikap mengumpat di belakang, dan mengkikis sikap mempertentangkan, ganti fight againt ke fight for.
- Kematangan ber seni--kuncinya, tidak mengada-ada, tidak membiarkan apa adanya, dan “make the best”
- Beradaptasi pada “kavling kosong”-- jika kita berinteraksi dengan orang lain, kita harus mampu menempatkan diri pada “posisi” dan “disposisi”. Memipin-dipimpin atau sama-sama memimpin
Data Buku:
JUDUL: Menyingkirkan Belenggu Diri
PENULIS: AN. Ubaedy
PENEBIT:Khalifa [Pustaka Al-Kautsar Group] Jln. Cipinang Muara Raya No. 63--Jakarta Timur 13420. E-mail : kautsar@centri.net.id.co.id http://www.kautsar.co.id/ISBN: 979-99871-7-2
CETAKAN: I- Pebruari 2006TEBAL: xx + 176 hlm















